Jakarta, 5 November 2026 – Penjualan mobil murah ramah lingkungan atau Low Cost Green Car (LCGC) di Indonesia mengalami penurunan hingga sekitar 11 persen. Kondisi tersebut menjadi perhatian industri otomotif karena segmen LCGC selama ini dikenal sebagai pilihan kendaraan dengan harga relatif terjangkau bagi masyarakat. PT Astra International Tbk menilai pelemahan penjualan berkaitan erat dengan perubahan kondisi ekonomi dan kemampuan masyarakat dalam membeli kendaraan baru. Tekanan terhadap daya beli membuat sebagian calon konsumen lebih berhati-hati sebelum mengambil keputusan pembelian. Situasi ini turut memengaruhi kinerja pasar otomotif nasional, khususnya kendaraan yang menyasar pembeli mobil pertama.
Segmen LCGC memiliki peran penting dalam industri otomotif Indonesia karena menawarkan kendaraan dengan konsumsi bahan bakar relatif efisien dan harga lebih rendah dibandingkan sejumlah kategori mobil lainnya. Produk dalam segmen ini banyak diminati keluarga muda, pekerja, serta masyarakat yang ingin beralih dari kendaraan roda dua menuju mobil pribadi. Namun, harga yang lebih terjangkau tidak sepenuhnya melindungi pasar LCGC dari tekanan ekonomi. Ketika kebutuhan rumah tangga meningkat, pembelian kendaraan sering kali menjadi pengeluaran yang ditunda. Kondisi tersebut menyebabkan permintaan mobil baru menjadi lebih sensitif terhadap perubahan pendapatan dan biaya hidup masyarakat.
Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), distribusi mobil LCGC dari pabrik ke dealer mencapai 83.997 unit sepanjang Januari hingga September 2026. Jumlah tersebut turun sekitar 11 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 94.327 unit. Penurunan ini terjadi ketika pasar otomotif nasional secara keseluruhan justru menunjukkan pertumbuhan. Kondisi tersebut memperlihatkan bahwa pemulihan industri kendaraan belum berlangsung merata di seluruh segmen. Perubahan preferensi konsumen menjadi salah satu faktor yang memengaruhi komposisi penjualan mobil baru.
Co-Project Director Astra Auto Fest 2026 sekaligus Chief Marketing & Sales Officer Astra Credit Companies (ACC), Tan Chian Hok, menjelaskan bahwa penurunan LCGC tidak terutama disebabkan oleh semakin sulitnya memperoleh kredit kendaraan. Menurutnya, pasar otomotif sedang mengalami pergeseran minat yang membuat sebagian konsumen memilih kendaraan dengan kelas lebih tinggi. Perubahan tersebut dapat terjadi karena konsumen mempertimbangkan fitur, kenyamanan, teknologi, dan kebutuhan penggunaan kendaraan. Tan menegaskan bahwa ACC maupun Toyota Astra Finance (TAF) tidak mengubah standar penilaian kredit khusus untuk pembelian LCGC. Kedua perusahaan tetap memberikan dukungan pembiayaan kepada masyarakat yang ingin memiliki kendaraan di segmen tersebut.
Selain perubahan minat konsumen, persaingan dengan kendaraan listrik berharga kompetitif turut menjadi tantangan bagi pasar LCGC. Kehadiran sejumlah merek baru memberikan pilihan lebih luas kepada masyarakat yang sebelumnya hanya mempertimbangkan kendaraan bermesin bensin. Sebagian konsumen kini mulai membandingkan harga pembelian dengan biaya penggunaan kendaraan dalam jangka panjang. Faktor seperti konsumsi energi, perawatan, pajak, dan nilai jual kembali menjadi bagian dari pertimbangan sebelum membeli mobil. Kondisi tersebut membuat produsen kendaraan harus semakin memperhatikan kebutuhan pasar yang terus berkembang.
Astra juga menilai bahwa konsumen saat ini semakin cermat dalam memperhitungkan total biaya kepemilikan kendaraan. Tidak sedikit calon pembeli yang menunda transaksi karena mempertimbangkan cicilan bulanan, biaya operasional, serta kebutuhan rumah tangga lainnya. Di sisi lain, sebagian masyarakat memilih mengganti kendaraan lama dengan model yang dinilai lebih sesuai dengan kebutuhan. Perubahan pola pembelian tersebut mendorong perusahaan otomotif dan lembaga pembiayaan untuk menyesuaikan strategi pemasaran. Astra berupaya menjaga minat konsumen melalui penawaran pembiayaan yang lebih fleksibel tanpa mengabaikan prinsip penilaian kemampuan membayar.
Untuk mendorong transaksi menjelang akhir tahun, Astra menyiapkan penyelenggaraan Astra Auto Fest 2026 pada 13–15 November di Astra Biz Center, BSD, Tangerang. Kegiatan tersebut akan menghadirkan berbagai merek kendaraan dari grup Astra beserta layanan pembiayaan dan program tukar tambah. Perusahaan juga menyiapkan penawaran kredit khusus bagi masyarakat yang baru pertama kali membeli mobil, termasuk konsumen yang berminat pada segmen LCGC. Melalui program tersebut, Astra berharap calon pembeli memperoleh lebih banyak pilihan dalam menyesuaikan kebutuhan kendaraan dengan kemampuan finansial. Penurunan penjualan LCGC menjadi tantangan bagi industri otomotif, tetapi juga menunjukkan pentingnya memahami perubahan perilaku konsumen agar pasar kendaraan nasional tetap berkembang.