Jakarta, 28 Agustus 2026 – Marco Bezzecchi tampil impresif dalam sesi Practice MotoGP Aragon 2026 di Sirkuit MotorLand Aragon, Spanyol. Pembalap Aprilia Racing tersebut berhasil menjadi yang tercepat sekaligus mengungguli dua bersaudara Marc Marquez dan Alex Marquez. Hasil ini menjadi modal penting bagi Bezzecchi untuk menghadapi rangkaian balapan MotoGP Aragon yang masih akan berlanjut hingga akhir pekan. Persaingan di posisi terdepan juga semakin menarik karena Marc sebelumnya tampil kuat pada sesi latihan bebas pertama.
Sesi Practice menjadi kesempatan bagi para pembalap untuk mencari catatan waktu terbaik sekaligus menentukan posisi untuk melaju langsung ke Q2. Bezzecchi mampu memanfaatkan sesi tersebut dengan baik. Kecepatan Aprilia terlihat semakin kompetitif di MotorLand Aragon, terutama setelah tim melakukan sejumlah penyesuaian terhadap motor yang digunakan sepanjang sesi latihan.
Duo Marquez menjadi perhatian utama dalam sesi tersebut. Marc Marquez yang sebelumnya memimpin FP1 harus mengakui keunggulan Bezzecchi pada Practice. Sementara itu, Alex Marquez juga berada di barisan depan dan menunjukkan bahwa karakteristik lintasan Aragon tetap cocok dengan gaya balapnya. Kedua pembalap Ducati tersebut tetap menjadi ancaman serius karena memiliki pengalaman dan catatan kuat di sirkuit ini.
Hasil Practice tersebut juga memperlihatkan ketatnya persaingan antara Aprilia dan Ducati. Bezzecchi menjadi wakil terdepan Aprilia, sedangkan Marc dan Alex Marquez menjadi dua pembalap Ducati yang terus membayangi. Perbedaan waktu di antara para pembalap teratas diperkirakan tidak terlalu besar sehingga perubahan kondisi lintasan, pilihan ban, dan strategi pada sesi berikutnya bisa kembali mengubah komposisi posisi terdepan.
Sebelumnya, Marc Marquez memang membuka akhir pekan MotoGP Aragon dengan hasil positif. Pada FP1, juara dunia bertahan itu mencatat waktu 1 menit 47,532 detik dan menjadi pembalap tercepat. Ia unggul tipis atas Raul Fernandez yang berada di posisi kedua, sedangkan Bezzecchi menempati posisi ketiga. Alex Marquez berada di posisi keempat. Hasil tersebut menunjukkan bahwa Marc masih menjadi salah satu pembalap yang paling diperhitungkan di MotorLand Aragon.
Namun, Practice memberikan cerita berbeda. Bezzecchi berhasil meningkatkan kecepatannya dan mengambil alih posisi teratas. Performa tersebut menjadi sinyal bahwa Aprilia memiliki potensi kuat untuk bersaing dalam perebutan kemenangan. Bezzecchi sendiri sedang menjalani musim yang kompetitif dan menjadi salah satu pembalap yang berada di papan atas klasemen MotoGP 2026.
Persaingan Bezzecchi dengan Marc Marquez juga memiliki arti penting dalam perebutan posisi di klasemen kejuaraan. Setiap sesi dan balapan memiliki nilai strategis karena para pembalap papan atas masih berusaha mengejar pemimpin klasemen Jorge Martin. Martin sendiri justru menjalani FP1 yang kurang ideal setelah hanya berada di posisi ke-18. Ia masih memiliki kesempatan memperbaiki performanya pada sesi berikutnya.
Selain Bezzecchi dan duo Marquez, beberapa pembalap lain juga menunjukkan performa yang patut diperhatikan. Raul Fernandez tampil kuat pada FP1 dengan menempati posisi kedua setelah sebelumnya meraih kemenangan di Grand Prix Inggris. Pedro Acosta juga berada di barisan depan pada sesi pembuka, meski sempat mengalami kecelakaan di Tikungan 12. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa persaingan menuju sesi kualifikasi diperkirakan berlangsung ketat.
Sirkuit MotorLand Aragon sendiri menjadi salah satu lintasan yang memiliki karakter khusus. Kombinasi tikungan cepat, perubahan arah, serta beberapa bagian yang membutuhkan pengereman keras membuat keseimbangan motor menjadi sangat penting. Pembalap dan tim harus menemukan pengaturan yang tepat agar motor tetap stabil ketika memasuki tikungan sekaligus memiliki akselerasi kuat saat keluar dari tikungan.
Bagi Bezzecchi, menjadi yang tercepat dalam Practice memberikan keuntungan tersendiri menjelang sesi kualifikasi. Selain meningkatkan kepercayaan diri, hasil tersebut menunjukkan bahwa motor Aprilia mampu memberikan performa kompetitif di lintasan yang selama ini dikenal sangat bersahabat dengan Marc Marquez. Bezzecchi kini memiliki peluang untuk kembali menjadi salah satu kandidat kuat dalam perebutan posisi start terdepan.
Sementara itu, Marc Marquez tentu tidak bisa dianggap kehilangan momentum hanya karena gagal menjadi yang tercepat dalam Practice. Pengalaman dan kecepatannya di Aragon membuat pembalap Ducati tersebut tetap menjadi salah satu favorit utama. Ia memiliki rekam jejak kuat di lintasan ini dan mampu menunjukkan kecepatannya sejak FP1. Karena itu, persaingan antara Marc dan Bezzecchi diperkirakan masih akan berlanjut pada sesi-sesi berikutnya.
Alex Marquez juga berpeluang memberikan kejutan. Pembalap Gresini Ducati tersebut memiliki catatan bagus di Aragon dan terus menunjukkan performa kompetitif sepanjang musim. Keberadaannya di antara pembalap-pembalap terdepan membuat persaingan Ducati dan Aprilia semakin menarik untuk disaksikan.
Dengan hasil Practice ini, Bezzecchi berhasil mengirimkan pesan kuat kepada para rivalnya. Aprilia tidak hanya mampu bersaing, tetapi juga dapat mengungguli dua pembalap Marquez dalam satu sesi penting. Namun, hasil Practice belum menentukan siapa yang akan menjadi pemenang pada akhir pekan nanti. Masih ada sesi kualifikasi, Sprint Race, dan balapan utama yang akan menjadi ujian sebenarnya bagi para pembalap.
Persaingan MotoGP Aragon pun semakin terbuka. Bezzecchi membawa modal sebagai pembalap tercepat Practice, sementara Marc dan Alex Marquez tetap berada dalam persaingan terdepan. Dengan Jorge Martin yang masih berupaya menemukan performa terbaiknya, pertarungan di MotorLand Aragon diperkirakan akan berlangsung sengit hingga balapan utama.