Jakarta, 10 Mei 2026 – Indonesia dinilai perlu meningkatkan rasio kewirausahaan nasional agar mampu mencapai status negara maju di masa depan. Para pengamat ekonomi dan pelaku industri menyebut rasio jumlah wirausaha terhadap total populasi menjadi salah satu indikator penting dalam mengukur kekuatan ekonomi suatu negara.
Saat ini, rasio kewirausahaan Indonesia disebut masih berada di bawah sejumlah negara maju maupun negara tetangga di kawasan Asia. Untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat dan berkelanjutan, Indonesia dinilai perlu mencapai rasio kewirausahaan minimal sekitar 10 hingga 12 persen dari total jumlah penduduk produktif.
Peningkatan jumlah wirausaha dianggap penting karena sektor usaha mampu menciptakan lapangan kerja baru, mendorong inovasi, serta memperkuat daya saing ekonomi nasional. Semakin banyak pelaku usaha yang tumbuh, semakin besar pula peluang peningkatan produktivitas dan pemerataan ekonomi di berbagai daerah.
Pemerintah bersama dunia pendidikan dan sektor swasta terus mendorong lahirnya generasi entrepreneur muda melalui berbagai program pelatihan, pendampingan bisnis, hingga akses pembiayaan usaha. Transformasi digital juga dinilai membuka peluang besar bagi masyarakat untuk membangun usaha secara lebih mudah dan fleksibel.
Meski peluang bisnis semakin terbuka, tantangan yang dihadapi calon wirausaha masih cukup besar. Mulai dari keterbatasan modal, akses pasar, kemampuan manajemen usaha, hingga persaingan bisnis yang semakin ketat di era ekonomi digital.
Pengamat ekonomi menilai budaya kewirausahaan juga perlu dibangun sejak dini melalui pendidikan dan lingkungan sosial yang mendukung kreativitas serta inovasi. Generasi muda didorong tidak hanya berorientasi menjadi pencari kerja, tetapi juga mampu menciptakan peluang usaha sendiri.
Dengan meningkatnya rasio kewirausahaan, Indonesia diharapkan mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi sekaligus memperkuat ketahanan nasional menghadapi persaingan global. Pemerintah optimistis pengembangan sektor usaha dan UMKM akan menjadi salah satu kunci penting menuju visi Indonesia sebagai negara maju dalam beberapa dekade mendatang.