Jakarta, 17 September 2026 – Pemilik New England Patriots sekaligus miliarder Amerika Serikat Robert Kraft mengumumkan komitmen donasi sebesar US$2 juta untuk membantu penanganan krisis kemanusiaan yang berdampak terhadap warga Palestina. Komitmen tersebut muncul setelah penyanyi Inggris Ed Sheeran menghubunginya dan meminta Kraft menyamai donasi senilai US$2 juta yang akan disalurkan untuk bantuan kemanusiaan di kawasan tersebut. Jika digabungkan, komitmen keduanya mencapai US$4 juta atau lebih dari Rp60 miliar berdasarkan kisaran nilai tukar saat ini. Kraft mengatakan langkah tersebut didasari keyakinannya bahwa seluruh kehidupan manusia layak mendapatkan perlindungan. Rencana donasi itu muncul di tengah kontroversi mengenai pencoretan rapper Macklemore dari rangkaian tur Ed Sheeran di Amerika Serikat. Meski nilai komitmen telah diumumkan, organisasi yang akan menerima dana dari Kraft dan Sheeran belum dirinci.
Kraft menjelaskan bahwa komunikasi dengan Sheeran mengenai bantuan kemanusiaan telah berlangsung sebelum dirinya secara terbuka ditantang Macklemore untuk memberikan donasi. Menurut Kraft, Sheeran meneleponnya dan meminta komitmen US$2 juta untuk menyamai donasi sang penyanyi. Dana tersebut dimaksudkan untuk membantu masyarakat yang terdampak krisis kemanusiaan di kawasan konflik. Kraft kemudian menyatakan kesediaannya untuk terlibat dalam upaya tersebut bersama Sheeran. Penyanyi pelantun Perfect itu juga berencana menghubungi pemilik sejumlah lokasi pertunjukan lainnya untuk mendorong dukungan kemanusiaan lebih luas. Kraft menyebut pendekatan tersebut sebagai bagian dari upaya membangun jembatan di tengah perbedaan pandangan mengenai konflik Israel-Palestina.
Pengumuman Kraft tidak terlepas dari kontroversi yang sebelumnya melibatkan Macklemore dalam Loop Tour milik Ed Sheeran. Rapper asal Amerika Serikat tersebut dikeluarkan dari rangkaian tur setelah menyampaikan pernyataan dukungan terhadap Palestina ketika tampil di MetLife Stadium, New Jersey. Sejumlah pengelola lokasi pertunjukan kemudian menyampaikan keberatan terhadap keterlibatan Macklemore dalam konser berikutnya. Kraft, yang memiliki Gillette Stadium di Massachusetts, termasuk pihak yang menyatakan Macklemore tidak akan diizinkan tampil di stadion tersebut. Kraft mengatakan keputusan itu berkaitan dengan materi dan pernyataan Macklemore yang menurutnya menyinggung komunitas Yahudi. Macklemore membantah bahwa dukungannya terhadap Palestina ditujukan kepada masyarakat Yahudi dan mengatakan pesannya berfokus pada perdamaian serta kesetaraan.
Setelah dikeluarkan dari tur, Macklemore mengumumkan akan menyumbangkan seluruh pendapatan bersih senilai US$1 juta yang diperolehnya dari keterlibatan dalam tur tersebut. Dana itu akan diberikan kepada enam organisasi yang bekerja membantu masyarakat Palestina. Organisasi yang disebut antara lain Palestine Children’s Relief Fund, HEAL Palestine, Gaza Soup Kitchen, Medical Aid for Palestinians, UNRWA USA National Committee dan Anera. Macklemore kemudian secara terbuka mengajak Kraft untuk menyamai donasinya. Ia mengatakan perbedaan pandangan tidak seharusnya menghalangi upaya membantu masyarakat sipil yang membutuhkan perlindungan. Tidak lama setelah tantangan tersebut muncul, Kraft menjelaskan bahwa dirinya telah lebih dahulu berbicara dengan Sheeran mengenai komitmen bantuan senilai US$2 juta.
Kraft mengatakan dirinya selama beberapa dekade telah mendukung sejumlah program yang melibatkan masyarakat Palestina dan Israel. Program tersebut, menurut keterangannya, antara lain diarahkan untuk menciptakan kesempatan ekonomi, lapangan pekerjaan serta hubungan antara generasi muda dari kedua komunitas. Ia menekankan bahwa komitmen bantuan terbaru tidak dimaksudkan untuk mengabaikan penderitaan kelompok tertentu. Kraft juga menyatakan seluruh kehidupan manusia memiliki nilai yang sama dan perlu dilindungi. Pernyataan tersebut menjadi perhatian karena Kraft selama ini dikenal sebagai salah satu tokoh yang aktif mendukung berbagai organisasi dan kegiatan terkait komunitas Yahudi serta Israel. Komitmen bantuan kepada warga terdampak konflik Palestina karena itu mendapatkan sorotan luas di tengah perdebatan yang berkembang mengenai pencoretan Macklemore.
Ed Sheeran sebelumnya juga memberikan penjelasan mengenai keputusan mengeluarkan Macklemore dari rangkaian turnya. Sheeran mengatakan keputusan tersebut bukan dibuat olehnya secara pribadi, melainkan berkaitan dengan promotor serta keberatan dari sejumlah pengelola stadion tempat konser dijadwalkan berlangsung. Ia mengaku memiliki pandangan pribadi mengenai konflik tersebut, tetapi memilih tidak menjadikan panggung konser sebagai tempat untuk menyampaikan posisi politiknya secara terbuka. Sheeran juga menyebut penderitaan yang dialami masyarakat sipil sebagai tragedi kemanusiaan. Kontroversi kemudian semakin berkembang setelah sejumlah penampil pendukung dalam Loop Tour memilih mundur. Finneas, Lukas Graham, Aaron Rowe serta grup Beoga termasuk pihak yang menarik diri dari rangkaian pertunjukan setelah pencoretan Macklemore.
Di tengah perdebatan tersebut, perhatian kemudian bergeser menuju bantuan konkret untuk masyarakat Palestina. Macklemore telah menetapkan enam organisasi sebagai penerima donasi US$1 juta miliknya, sementara detail penyaluran komitmen Kraft dan Sheeran belum diumumkan secara lengkap. Kraft hanya menyatakan dana tersebut ditujukan untuk membantu menghadapi krisis kemanusiaan di kawasan. Belum diketahui apakah Kraft dan Sheeran akan menyalurkan dana melalui organisasi yang sama atau memilih lembaga kemanusiaan lainnya. Nilai gabungan komitmen Macklemore, Sheeran dan Kraft mencapai sedikitnya US$5 juta. Dana tersebut berpotensi mendukung penyediaan makanan, pelayanan kesehatan dan kebutuhan dasar lainnya apabila disalurkan melalui organisasi kemanusiaan yang beroperasi untuk masyarakat Palestina.
Komitmen Robert Kraft dan Ed Sheeran akhirnya menambah dimensi baru dalam kontroversi yang sebelumnya berpusat pada pernyataan Macklemore dan pencoretannya dari tur. Perdebatan mengenai kebebasan berekspresi, antisemitisme, dukungan terhadap Palestina dan tanggung jawab penyelenggara pertunjukan masih berlangsung di Amerika Serikat. Namun, ketiga tokoh tersebut kini sama-sama mengarahkan dana dalam jumlah besar untuk bantuan kemanusiaan, meskipun melalui keputusan dan jalur yang berbeda. Kraft dan Sheeran masing-masing berkomitmen US$2 juta, sedangkan Macklemore menyumbangkan US$1 juta pendapatan bersihnya dari tur. Sheeran juga disebut akan mengajak pemilik venue lain untuk ikut berkontribusi dalam upaya kemanusiaan. Detail mengenai lembaga penerima serta mekanisme penyaluran donasi Kraft dan Sheeran selanjutnya menjadi bagian yang masih menunggu penjelasan lebih lanjut.