Jakarta, 26 Oktober 2026 – Penyanyi Dita Meychan mengungkap alasan sejumlah lagu solonya belum berhasil mencuri perhatian besar di industri musik Indonesia setelah tidak lagi aktif bersama Maia Estianty dalam format Duo Maia. Perempuan berusia 40 tahun tersebut mengakui bahwa sikap idealis menjadi salah satu faktor yang memengaruhi perjalanan karier solonya. Meychan mengaku tidak menyukai aturan yang membatasi kebebasannya dalam menentukan arah musik. Baginya, kenyamanan dan kepuasan pribadi dalam menghasilkan karya lebih penting daripada sekadar mengejar popularitas di media sosial.
Meychan menyampaikan pandangannya ketika ditemui di kawasan Tendean, Mampang, Jakarta Selatan, belum lama ini. Ia mengakui telah mengeluarkan sejumlah lagu sejak menjalani aktivitas bermusik secara mandiri. Namun, karya-karya tersebut belum memperoleh perhatian sebesar lagu-lagu yang pernah dipopulerkannya bersama Duo Maia. Meychan menilai kondisi itu tidak terlepas dari kepribadiannya yang sulit menerima arahan apabila tidak sesuai dengan keinginan pribadi. Sikap tersebut membuatnya lebih memilih menentukan sendiri keputusan terkait karya musik yang akan dirilis.
Mantan rekan duet Maia Estianty itu secara terbuka menyebut dirinya memiliki idealisme yang kuat dalam bermusik. Ia tidak ingin terlalu terikat dengan konsep atau strategi tertentu hanya untuk menghasilkan lagu yang berpotensi viral. Menurutnya, setiap musisi memiliki kebebasan untuk menentukan karakter dan identitas musikal masing-masing. Meychan pun menyadari bahwa pendekatan tersebut mungkin membuat perjalanan kariernya berbeda dari penyanyi yang lebih aktif mengikuti perkembangan tren. Meski demikian, ia tidak memperlihatkan keinginan untuk mengubah prinsip yang selama ini dipegangnya.
Menariknya, Meychan mengungkap bahwa dirinya sebenarnya telah menyiapkan sebuah lagu baru yang siap diperkenalkan kepada masyarakat. Proses pengerjaan lagu tersebut disebut sudah selesai sehingga tinggal menunggu waktu peluncuran. Namun, ia belum menentukan jadwal pasti karena masih mempertimbangkan suasana hati dan kesiapan pribadi. Meychan tidak ingin terburu-buru merilis karya hanya karena tuntutan industri atau kebutuhan untuk mempertahankan eksistensi. Ia lebih memilih menunggu waktu yang dianggap tepat agar dapat menikmati proses memperkenalkan lagu tersebut kepada pendengar.
Pandangan Meychan mengenai industri musik juga mengalami perubahan seiring bertambahnya usia dan pengalaman. Jika sebelumnya aktivitas bermusik identik dengan jadwal padat serta tuntutan profesional yang tinggi, kini ia ingin menjalani pekerjaan dengan lebih santai. Menurutnya, menjadi penyanyi tidak harus selalu mengikuti konsep pemasaran yang rumit. Ia tetap memahami pentingnya menjaga karier, tetapi tidak ingin seluruh aktivitasnya dikendalikan oleh target popularitas. Pendekatan tersebut mencerminkan keinginannya untuk menikmati dunia hiburan tanpa tekanan yang berlebihan.
Meski tidak menjadikan viralitas sebagai tujuan utama, Meychan menegaskan bahwa dirinya tetap memandang musik sebagai pekerjaan profesional. Ia menyadari bahwa setiap penyanyi memiliki kemampuan dan tanggung jawab untuk memperoleh penghasilan melalui bakat yang dimiliki. Karena itu, aktivitas bermusik tetap akan dijalankannya dengan memperhatikan etika dan profesionalisme. Hanya saja, ia ingin mempertahankan kebebasan dalam memilih lagu serta menentukan waktu perilisan. Baginya, pekerjaan dan kenyamanan pribadi harus dapat berjalan secara seimbang.
Sebelum menjalani aktivitas solo, Meychan dikenal luas sebagai pasangan duet Maia Estianty dalam grup Duo Maia. Keduanya pernah meraih popularitas melalui sejumlah lagu yang mendapat sambutan besar dari masyarakat. Salah satu karya yang melekat dalam ingatan penggemar adalah lagu Ingat Kamu, yang menjadi bagian penting dari perjalanan musik mereka. Popularitas Duo Maia membuat Meychan memiliki pengalaman tampil di berbagai daerah di Indonesia. Kenangan tersebut tetap menjadi bagian dari perjalanan kariernya meskipun kini ia lebih banyak menentukan aktivitas bermusik secara mandiri.
Belum lama ini, Meychan juga kembali tampil bersama Maia Estianty dalam sebuah acara festival musik. Penampilan reuni tersebut disambut antusias oleh penonton yang masih mengingat lagu-lagu populer Duo Maia. Meychan mengaku menikmati suasana panggung terbuka karena interaksi dengan penonton terasa lebih meriah dan santai dibandingkan acara formal. Ia juga merasa terkesan melihat banyak penggemar yang dahulu masih anak-anak kini telah tumbuh dewasa, tetapi tetap menghafal lagu mereka. Momen tersebut menjadi pengalaman nostalgia yang menyenangkan bagi kedua penyanyi.
Pengalaman reuni bersama Maia menunjukkan bahwa karya musik yang pernah populer tetap memiliki tempat di hati pendengar meskipun telah berlalu bertahun-tahun. Bagi Meychan, respons penonton menjadi pengingat mengenai perjalanan panjang yang pernah dilaluinya dalam industri hiburan. Namun, kenangan kesuksesan tersebut tidak membuatnya merasa harus memaksakan lagu baru untuk mencapai tingkat popularitas yang sama. Ia memilih menjalani karier sesuai kemampuan dan keinginannya saat ini. Kebebasan berkarya tetap menjadi prinsip utama yang ingin dipertahankannya.
Hingga kini, Meychan belum mengumumkan tanggal resmi perilisan lagu solo terbarunya. Ia memastikan materi lagu sudah tersedia, tetapi peluncurannya masih menunggu keputusan pribadi. Sikap tersebut memperlihatkan bahwa penyanyi yang pernah berjaya bersama Duo Maia itu tidak terlalu terbebani oleh persaingan viralitas dalam industri musik modern. Meychan tetap ingin berkarya dan memperoleh penghasilan sebagai penyanyi, tetapi dengan cara yang membuatnya merasa nyaman. Perjalanan musiknya kini menjadi gambaran bahwa setiap musisi memiliki pilihan berbeda dalam menentukan arti kesuksesan dan mempertahankan eksistensi di dunia hiburan.