Jakarta, 2 Mei 2026 – Deretan karangan bunga dukacita terlihat memenuhi kawasan Bekasi Timur sebagai bentuk penghormatan atas kepergian seseorang yang dikenal luas di lingkungan tersebut.
Karangan bunga dari berbagai pihak, mulai dari keluarga, kerabat, hingga instansi dan komunitas, tampak berjajar di sepanjang jalan menuju lokasi rumah duka. Suasana haru menyelimuti area tersebut, dengan warga yang datang silih berganti untuk menyampaikan belasungkawa.
Warga setempat menyebut almarhum sebagai sosok yang dikenal baik dan aktif dalam kegiatan sosial. Kehadirannya selama ini dinilai memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar.
“Beliau orang yang peduli dan sering membantu warga,” ujar salah satu warga yang datang melayat.
Prosesi penghormatan berlangsung khidmat, dengan keluarga menerima tamu yang datang untuk memberikan doa dan dukungan. Banyak pelayat yang terlihat mengenang jasa serta kebaikan almarhum semasa hidupnya.
Selain itu, kehadiran karangan bunga juga mencerminkan besarnya rasa kehilangan yang dirasakan oleh berbagai pihak. Dukungan moral dari masyarakat diharapkan dapat memberikan kekuatan bagi keluarga yang ditinggalkan.
Pengamat sosial menilai bahwa tradisi memberikan karangan bunga dukacita menjadi salah satu bentuk empati dan solidaritas dalam masyarakat.
Hingga saat ini, suasana di Bekasi Timur masih dipenuhi pelayat yang datang untuk memberikan penghormatan terakhir.
Peristiwa ini menunjukkan bahwa nilai kebersamaan dan kepedulian sosial tetap kuat di tengah masyarakat, terutama dalam menghadapi momen duka.