Bandung, 2 September 2026 – Persib Bandung tidak ingin terlalu lama larut dalam kegembiraan setelah memastikan tiket ke fase grup AFC Champions League Two (ACL 2) 2026/2027. Pelatih Igor Tolic langsung meminta anak asuhnya mengalihkan perhatian ke kompetisi domestik yang akan segera dimulai. Persib dijadwalkan menghadapi PSM Makassar pada pertandingan perdana Super League 2026/2027 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Minggu, 6 September 2026. Bagi Tolic, pertandingan tersebut menjadi agenda terdekat yang harus dipersiapkan secara maksimal setelah perjuangan menghadapi Manila Digger.
Persib memastikan kelolosan ke fase grup ACL 2 setelah mengalahkan wakil Filipina, Manila Digger, dengan skor tipis 1-0 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Senin, 31 Agustus 2026. Pertandingan berlangsung ketat dan Persib harus menunggu hingga mendekati akhir waktu normal untuk memecahkan kebuntuan. Mariano Peralta menjadi penentu kemenangan melalui gol yang dicetak pada menit ke-88. Hasil tersebut sekaligus mengantarkan Maung Bandung ke fase grup kompetisi antarklub Asia.
Kemenangan atas Manila Digger menjadi modal penting bagi Persib setelah melalui pertandingan yang tidak mudah. Igor Tolic memberikan apresiasi kepada para pemain karena mampu menjalankan instruksi dan mempertahankan konsentrasi hingga pertandingan memasuki menit-menit akhir. Persib harus tetap sabar ketika peluang mencetak gol belum datang dan akhirnya mendapatkan hasil melalui serangan yang berhasil dimanfaatkan dengan baik. Bagi Tolic, keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa tim mampu melewati pertandingan sulit dengan tetap menjaga fokus sampai peluit akhir.
Namun, Tolic tidak ingin keberhasilan tersebut membuat Persib kehilangan konsentrasi terhadap kompetisi domestik. Ia memilih menerapkan pendekatan satu pertandingan pada satu waktu karena jadwal tim cukup padat pada awal musim. Setelah menghadapi PSM, Persib juga masih memiliki pertandingan besar melawan Persija Jakarta pada 12 September 2026. Dua pertandingan tersebut harus diselesaikan terlebih dahulu sebelum Maung Bandung memulai perjalanan di fase grup ACL 2.
Tolic juga menyatakan bahwa para pemain membutuhkan waktu untuk memulihkan kondisi setelah pertandingan melawan Manila Digger. Masa istirahat tersebut menjadi bagian penting karena Persib harus segera kembali menjalani persiapan menghadapi PSM. Tim pelatih perlu mengatur kebugaran pemain agar tidak terjadi penurunan performa akibat jadwal pertandingan yang berdekatan. Setelah masa pemulihan, program latihan akan diarahkan untuk membangun kembali kesiapan fisik, taktik, dan mental menghadapi laga pembuka Super League.
PSM Makassar bukan lawan yang bisa dipandang sebelah mata oleh Persib. Pada musim sebelumnya, Persib memang berhasil mengalahkan PSM dalam dua pertemuan, tetapi kemenangan tersebut diraih dengan selisih yang tipis. Persib menang 1-0 ketika menjamu PSM dan kemudian kembali meraih kemenangan 2-1 saat bertandang ke Makassar. Catatan tersebut membuat pertemuan kedua tim tetap diprediksi berlangsung ketat karena PSM memiliki kemampuan untuk memberikan tekanan dan membuat pertandingan berjalan sulit bagi tuan rumah.
Di sisi lain, pertandingan melawan PSM juga menjadi kesempatan bagi Persib untuk memulai perjalanan mempertahankan posisi sebagai salah satu kekuatan utama sepak bola Indonesia. Maung Bandung menghadapi musim yang padat karena harus menjalani beberapa kompetisi sekaligus, termasuk Super League dan ACL 2. Kondisi tersebut membuat rotasi dan pengelolaan kondisi pemain menjadi salah satu tantangan utama bagi tim pelatih. Tolic harus memastikan para pemain tetap kompetitif di setiap pertandingan tanpa mengorbankan kebugaran untuk agenda yang lebih panjang.
Setelah pertandingan melawan PSM, perhatian Persib akan kembali tertuju pada laga menghadapi Persija Jakarta. Baru setelah melewati dua pertandingan domestik tersebut, Maung Bandung akan bersiap menjalani pertandingan pertama fase grup ACL 2 melawan FC Seoul pada 16 September 2026. Persib tergabung di Grup E bersama FC Seoul dari Korea Selatan, Melbourne Victory dari Australia, dan The Cong-Viettel dari Vietnam. Persaingan tersebut akan menjadi tantangan baru karena Persib harus menghadapi klub-klub dari berbagai negara dengan karakter permainan yang berbeda.
Bagi Igor Tolic, keberhasilan lolos ke fase grup ACL 2 bukan alasan untuk mengurangi fokus di kompetisi domestik. Justru, keberhasilan tersebut menjadi momentum untuk membangun kepercayaan diri sebelum menjalani rangkaian pertandingan yang lebih berat. Persib kini memiliki kesempatan tampil di level Asia sekaligus harus menjaga konsistensi di Super League. Karena itu, persiapan menghadapi PSM menjadi prioritas pertama sebelum tim memikirkan perjalanan panjang di ACL 2.
Dengan waktu persiapan yang terbatas, Persib dituntut segera mengalihkan energi dari keberhasilan melawan Manila Digger menuju pertandingan pembuka Super League. Tolic memilih pendekatan bertahap agar pemain tidak kehilangan konsentrasi akibat terlalu cepat memikirkan lawan-lawan di kompetisi Asia. PSM menjadi ujian pertama yang harus dilewati sebelum Persib menghadapi Persija dan kemudian memulai petualangan di ACL 2. Fokus tersebut menjadi bagian dari upaya Maung Bandung menjaga momentum sekaligus membuka musim 2026/2027 dengan hasil positif.